Kamis, 22 Oktober 2015

Tips Mencegah Alergi Pada Bayi Dan Anak



TIPS MENCEGAH ALERGI PADA BAYI DAN ANAK

Alergi adalah reaksi tubuh yang ditimbulkan oleh allergen. Tidak setiap bahan asing bisa bersifat sebagai allergen. Untuk bisa menjadi allergen, bahan asing tersebut harus mwmiliki ukuran molekul tertentu, cukup kecil untuk bisa  diserap tubuh tetapi cukup besar agar bisa memicu reaksi sistem imun.
Untuk bisa menimbulkan reaksi alergi maka paparan dengan allergen harus terjadi berulang dan dalam waktu yang cukup lama. Durasi waktu yang diperlukan agar timbul reaksi alergi berbeda untuk tiap orang dan tiap allergen.
Proses awal alergi mulai terjadi sejak bayi. Alergi merupakan bakat yang diturunkan. Bila salah satu atau kedua orang tua memiliki alergi maka anak mereka akan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami alergi dibandingkan dengan anak yang orang tuanya tidak memiliki alergi. Meskipun bakatnya menurun, tetapi zat allergen yang menimbulkan bisa berbeda antara orang tua dan anaknya.
Untuk tiap jenis alergi, ada tips tersendiri untuk menanggapinya :
1.       



EKSIM
Reaksi alergi pada kulit ini bisa tampak sebagai kulit yang kemerahan dan kering di arera, dahi, pipi, lengan dan kaki bayi. Eksim ini biasanya merupakan tanda awal dari alergi pada bayi. Eksim ini biasanya merupakan tanda awal dari alergi pada bayi. Bayi yang mengalami eksim ini, dan reaksinya akan semakin ringan saat bayi tumbuh besar. Untuk mencegahnya, gunakan produk bayi yang bebas pewangi karena pewangi bisa menimbukan iritasi pada kulit yang sensitive dan memperberat eksim. Untuk eksim yang ringan, sering-seringlah mandikan bayi dengan sabu8n khusus lalu berikan pelembab khusus bayi yang berbahan dasar air atau minyak.

2.      ALERGI MAKANAN
Makanan yang biasanya menimbulkan alergi adalah kacang-kacangan, susu, telur, gandum, ikan, klrang-kerangan, kepiting dan udang. Sekitar empat dari 100 anak akan mengalami alergi makanan. Beberapa anak akan hilang alerginya saat dewasa, tetapi pada anak-anak yang lain alergi ini akan menetap meskipun manifestasi reaksi alerginya berbeda. Memeberikan ASI eksklusif sedikitnya selama 4bulan  dapat memperlambat timbulnya bahkan mencegah alergi makanan, asma, dan eksim.
Berikan makanan penggantiASI sesuai anjuran  WHO (setelah bayi berusia 6 bulan) dalam bentuk tunggal (tidak bercampur PASI lain) agar bahan yangvmeimbulkan alergi pada bayi bisa dikenali.



3.      NASAL ALERGI
Adalah reaksi alergi yang terutama terjadi pada hidung, misalnya hidung berair, tetapi bisa disertai dengan gejala lain misalnya mata gatal dan merah. Karena bayi dan anak kecil jarang vkeluar rumah, maka reaksi alergi ini biasanya ditimbulkan oleh allergen yang ada di dalam rumah, misalnya jamur, binatang peliharaan, kutu dan kesoa. Bersihkan rumah secara teratur, agar jamur tidak bisa tumbuh. Gunakan vacuum cleaner atau lap basah saat bersih-bersih agar debu tidak berhamburan. Cuci selimut dan sprei dengan air panas agar kutu mati. Bila reaksi alergi cukup berat, dokter anaka akan meresepkan obat alergi yang sesuai.

Beberapa ahli berpendapat bahwa alergi tidak pernah benar-benar hilang, hanya berubah manifestasinya, misalnya dari eksim berubah  menjadi bersin-bersin saat  usia anak bertanbah. Karena itu terapi terbaik untuk alergi adalah menghindari allergen tersebut saat setiap saat. Jangan lupa untuk menyediakan obat-obat untuk alergi yang diperlukan dirumah, dokter anak bisa menyarankan obat-obatan yang aman dan tidak menganggu aktiftigvitas anak.

Rabu, 21 Oktober 2015

Mengenal Kista Ovarium

MENGENAL KISTA OVARIUM

Kesehatan Reproduksi adalah keadaan kesejahteraaan fisik, mental sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan  sistem, fungsi, dan proses reproduksi.
Kesehatan reproduksi menjadi cukup serius sepanjang hidup, terutama bagi perempuan, selain karena rawan terpapar penyakit, juga berhubungan dengan kehidupan sosialnya, misalnya kurangnya pendidikan yang cukup, nikah muda, kematian ibu, masalah kesehatan reproduksi perempuan, masalah kesehastan kerja, menopause, dan masalah gizi.

Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda internasional. salah satu masalah kesehatan reproduksi wanita yaitu adanya penyakit ginekologi.
perempuan mempunyai dua buah ovarium yang berfungsi memprosuksi sel telur dan mengeluarkan hormon. tumor adalah gangguan yang paling umum yang terjadi pda ovarium. tumor tersebut dapat berupa solid atau berisi cairan. sebagian besar tumor pada indung telur adalah tumor jinak (94%) dan termasuk didalamnya cyst, cystadenomas, teratomas, endometriomas dan fibromas.

Kista ovarium yaitu suatu kantong abnormal yang berisi caitran atau setengah cairan yang tumbuh dalam indung telur. bentuknya kistik dan ada pula yang berbentuk seperi anggur. kista dapat berisi udara, cfairan kental, maupun nanah.
Pada umumnya kista ovarium tidak disertai keluhan dan gejala. keluhan baru muncul jika ukurannya sudah membesar atau letaknya menganggu organ lain disekitarnya. gejala yang sering dirasakan adalah pembesaran perut atau ada benjolan didaerah perut bagian bawah. kista ovarium dapat jinak maupun ganas. kista ovarium yang tidak ganas biasnya bersifat fisiologis dan dialami banyak wanita diusia reproduksi, karena masih mengalami menstruasi.



Salah satu pengobatan kista ovarium adalah dengan pengangkatan atau operasi. Kista diangkat jika besarnya lebih dari 4 cm. Jika sudah lebih dari 4 cm, akan ada resiko terpuntir. Untuk meyakinkan ukurannya, dapat dilakukan USG saat haid. Selain melakukan operasi, pengobatan kista ovarium juga bisa dilakukan dengan cara alami. Salah satunya dengan mengonsumsi tomat. Kandungan zat likopen dalam tomat ternyata bisa mengurangi aktivitas sel kista hingga 90%. Selain itu, tomat juga bisa mempercepat pemulihan bekas luka akibat operasi, mengurangi aktivitas sel tumor jinak, serta mencegah penuaan dini.
Kista itu Bentuknya kistik dan ada pula yang berbentuk seperti anggur. Kista dapat berisi udara, cairan kental, maupun nanah. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Itu merupakan alasan mengapa tumor jinak relative mudah diangkat melalui pembedahan dan tidak terlalu membahayakan kesehatan bagi penderitanya.

Gejala kista payudara ditandai dengan rasa sakit dan tidak nyaman bisa disebabkan oleh kista yang berisi cairan yang tumbuh pada payudara. Kista payudara sebagai raksi dari surut dan meningkatnya aliran hormone dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, maka kemungkinan akan tumbuh jaringan berserat mirip bekas luka yag mengikat cairan tubuh dan membentuk kista yang keras dan dapat bepindah-pindah. Kadangkala kista akan menekan saraf yang ada didekatnya dan membuat peradangan di jaringan sekitarnya yang menyebabkan pembengkakan di bagian itu.

Sebagai solusinya, dokter mungkin akan menyedot cairan yang ada dalam kista menggunakan jarum suntik yang akan mematikan kista. Namun bila cairan tersebut mengandung darah, dan kista tidak hilang atau bila kista pulih kembali dalam sekejap, maka perlu dilakukan biopsy untuk mengetahui apakah ada keganasan. Bila ada tanda-tanda keganasan kista harus diangkat melalui operasi


Rabu, 07 Oktober 2015

Perlukah Operasi Amandel



Perlukah Operasi Amandel

Indikasi dilakukan operasi amandel pada penderita adalah beberapa hal yang harus dipertimbangkan:



  1. Anak yang sering sakit amandel disertai gejala panas, nyeri telan, pusing dan malas makan dan minum. Kondisi anak akan lemas terganggu aktifitas pikirann dan fisiknya. Hal ini bila dialami setiap sebulan sekali sakit atau dalam 1 tahun lebih dari 6x sakit amandel. Maka anak harus segera dilakukan tindakan operasi.
  2. Amandel yang sangat besar yang dapat disebabkan karena tumor atau tonsilitis kronis akan menyebabkan penderita susah bernafas dan tidur ngorok. Biasanya pada anak-anak mulutnya sulit menutup. Kondisi ini menyebabkan kuman dari luar gampang masuk, sehingga infeksi mudah terjadi.
  3.  Amandel yang pernah mengalami infeksi oleh kuman difteri, Streptococcus atau pernah menjalani abses tonsilitis dilakukan operasi untuk mencegah infeksi berulang. 

Amandel yang berulang-ulang sakit mengalami perubahan bentuk jaringan dari kumpulan kelenjar menjadi jaringan ikat yang tidak berfungsi sebagai daya tahan tubuh.

Oleh :
dr. Rudi Artono, SpTHT-KL
RSIA Cempaka Putih Permata

Sabtu, 03 Oktober 2015

profil dokter




ROFIL DOKTER
RSIA CEMPAKA PUTIH PERMATA





Nama                       : dr. Hj.Candra Damayanti, SpOG
Dokter                     : Spesialis Obgy(Kandungn&Kebidanan)
Alumnus                 : Universitas Airlangga Surabaya
Prakter Dokter     :RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya
                                  RSIA  Lombok 22 Surabaya
                                  RS.Dokter Soetomo Surabaya
                                  RS.Mitra Keluarga Surabaya



 
Nama                       : dr. H.Rudiartono, SpTHT
Dokter                     : Spesialis Telinga Hidung&Tenggorokan
Alumnus                 : Universitas Airlangga Surabaya
Prakter Dokter      : RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya
                                   RS Islam Jemursari Surabaya
                                   Klinik Kendangsari Surabaya








Nama                       : dr. Purnawiranto, SpB &SpBA

Dokter                     : Spesialis Bedah Anak

Alumnus                  : Universitas Airlangga Surabaya

Prakter Dokter      : RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya
                                   RS Dokter Soetomo Sby
 




Nama                       : dr. Wayan Surya Jaya SpAN

   Dokter                     : Spesialis Bedah Anatesi

Alumnus                  : Universitas Airlangga Surabaya
Prakter Dokter       : RS.AL Surabaya
                                   RS Cempaka Putih Permata Surabaya
 






 
 

Nama                       : drg. Vira

      Dokter                      : Gigi

Alumnus                  : Universitas Airlangga Surabaya
Prakter Dokter       : RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya
                                
 







Nama                       : dr. M. Toha, SpPD
 Dokter                      : Spesialis Penyakit Dalam
Alumnus                  : Universitas Airlangga Surabaya
Prakter Dokter       : RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya
                                   RS Haji Surabaya
                                   RS Petro Gresik







 
 

Nama                       : dr. Priyono, SpA

Dokter                     : Dokter Spesialis Anak

Alumnus                  : Universitas Airlangga Surabaya

Prakter Dokter       : RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya
                                   RSIA  Muhammadiyah
                                   Praktek Pribadi Barata Jaya
 


 




Nama                        : dr. Ibnu Widagdo
   Dokter                        : Dokter Umum
Alumnus                  : Universitas Airlangga Surabaya
Prakter Dokter       : RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya